You need to enable javaScript to run this app.

Tugas PR Membebani Siswa? Ganti dengan Ini

  • Rabu, 22 Februari 2023
  • Administrator
  • 0 komentar
Tugas PR Membebani Siswa? Ganti dengan Ini

Sahabat Pendidik, pemberian Pekerjaan Rumah atau PR untuk siswa dipandang telalu membebani, sehingga masih menjadi pro dan kontra di kalangan peserta didik dan pendidik.

Sebagian ada yang berpendapat bahwa pemberian PR dapat membantu siswa berlatih soal. Namun, ada pula yang berpendapat bahwa memberikan PR akan membuat siswa merasa tertekan.

Karena menurutnya, siswa akan belajar dua kali yaitu ketika di sekolah dan di rumah. Padahal, maksud dari guru memberikan PR tidak buruk.

Hanya ingin agar siswanya lebih paham akan materi yang sudah diajarkan. Dan menjadi bahan evaluasi guru, sejauh mana siswanya memahami materi tersebut.

Berikut ada beberapa kegiatan yang dapat menggantikan pemberian PR kepada siswa. Dengan melihat tujuan dari guru memberikan PR.

Menerapkan Metode Project Based Learning 

Project Based Learning mendorong siswa untuk fokus dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Proyek yang sedang dikerjakan merupakan kegiatan pengganti Pekerjaan Rumah (PR) yang seharusnya lebih menarik bagi siswa. 

Sebaiknya sebagai guru tetap membuka jalur komunikasi selama siswa mengerjakan proyeknya di rumah. Guru juga harus memberikan ekspektasi dan sistem penilaian yang jelas agar siswa tahu apa yang harus dilakukannya.

Dengan bimbingan dan kerangka yang baik, program pengganti PR ini dapat menumbuhkan etos kerja siswa. Mereka juga belajar mengatur waktu, kapan mengerjakan proyeknya agar masih dapat menikmati waktu luangnya.

Eksplorasi dan Observasi 

Pendalaman karakter jadi pengganti PR untuk siswa juga dapat dilakukan melalui kegiatan eksplorasi dan observasi di luar sekolah. Beri kesempatan kepada siswa untuk mengamati aktivitas di luar sekolah yang sesuai dengan minat mereka. 

Guru bisa menggunakan museum, perpustakaan kota, pasar tradisional, kompleks pertokoan, alun-alun kota, kantor pemerintahan, atau tempat-tempat lain di sekitar sekolah dan tempat tinggal siswa sebagai objek pengamatan.

Pengganti selain PR ini memberi kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dengan orang-orang di tempat yang dipilihnya. Pengalaman di luar kelas seperti ini juga turut berperan dalam pendidikan karakter siswa. 

Guru dapat memberikan panduan apa saja yang harus diamati, kemudian memeriksa laporan hasil pengamatannya atau digunakan sebagai bahan diskusi dan presentasi di kelas.

Memberi Banyak Pilihan

Sebagai guru, apakah sudah sering bertanya kepada siswa apa yang siswa inginkan untuk mengganti PR ini? Memberikan pertanyaan ini kepada siswa sangatlah penting. Karena guru akan mengetahui apa yang siswanya mau.

Memberi kesempatan kepada siswa untuk memilih apa yang ingin mereka kerjakan bukan berarti melepas otoritas sebagai guru. Justru keleluasaan yang  diberikan tersebut memberi mereka suntikan semangat untuk melakukan yang terbaik. 

Ketika akan masuk pada materi baru, memastikan penguasaan konsep, atau memeriksa ingatan siswa tentang materi yang disampaikan bulan lalu, misalnya, guru bisa menawarkan beberapa kegiatan belajar dan biarkan siswa memilih kegiatan yang diinginkannya

Membaca Bebas 

Literasi merupakan fokus penting dalam kurikulum baru, yaitu Kurikulum Merdeka. Di sisi lain, minat baca siswa secara umum masih terbilang rendah. Untuk itu, kita bisa memberi tugas membaca bebas di rumah sebagai program pengganti PR.

Membaca bebas adalah kegiatan pengganti Pekerjaan Rumah (PR) yang mengharuskan siswa untuk membaca buku apapun yang mereka inginkan di rumah selama 15 menit setiap malam – tentu saja, untuk waktunya disesuaikan dengan keadaan mereka. 

Guru bisa bekerja sama dengan orang tua, mungkin dengan memberi mereka lembar kegiatan untuk mengawasi rutinitas membaca tersebut. Atau, juga bisa meminta siswa menuliskan isi bacaannya ke dalam satu paragraf.

Demikian alternatif lain yang bisa dilakukan untuk memberikan tugas selain menggunakan metode pemberian PR untuk siswa.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Yono, S.Pd

- Kepala Sekolah -

Tabe Salamat Lingu Nalatai Salam Sujud Karendem Malempang. Adil Ka’Talino, Bacuramin Ka’Saruga, Basengat Ka’Jubata   Seraya memanjatkan puji syukur...

Berlangganan
Banner